Papan Fiber Semen Jaya Brix Board Serbaguna

Papan Fiber Semen

Papan Fiber semen Jaya Brix Board serbaguna Sebelumnya material kayu kerap digunakan di bagian eksterior rumah. Akan tetapi karena susah untuk menemukan yang berkualitas dan harganya pun semakin meningkat, orang-orang pun menemukan alternatif lain dan akhirnya beralih ke papan fiber semen atau yang sebelumnya dikenal sebagai panel. Tidak heran jika jenis ini semakin laris manis di pasaran.

Profil Papan Fiber Semen

Seperti namanya, papan fiber semen atau fiber cement board adalah papan silikat yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konstruksi baik interior maupun eksterior. Umumnya digunakan pada plafon dan juga cladding karena pemasangannya yang mudah.

Sebelum fiber cement board menjadi alternatif, kayu paling banyak diminati untuk melengkapi beberapa bagian rumah seperti dinding, atap maupun jendela. Papan silikat ini bisa menjadi pengganti karena memiliki fungsi dan cara penggunaan yang sama, dapat dibentuk dan dipotong menggunakan gergaji.

Material yang juga dikenal sebagai glass reinforced concrete (GRC) ini memiliki daya tahan yang kuat dan tidak mudah pecah. Selain itu, Penggunaan papan fiber dapat menambah kesan estetik dekorasi bangunan rumah ataupun sebuah gedung karena terdapat banyak pilihan motif.

Bahan Papan Fiber Semen

Papan fiber semen jaya brix board ini terbuat dari bahan campuran serat fiberglass dan semen Portland yang memiliki standar dunia dan telah digunakan secara umum. Serbuk-serbuk ini dibuat dari material hidrolik dari dua pertiga massa kalsium silikat. Berdasarkan komposisi tersebut benda ini juga disebut sebagai papan silikat.

Selain menjadi solusi pengganti kayu, papan fiber semen ini juga telah menggeser kedudukan gypsum. Hal ini terjadi karena karakteristik dari hidrat kalsium sulfat tidak tahan air maupun api, lebih mudah berjamur dan juga risiko rusak lebih besar karena benturan keras.

Jika dibandingkan, papan fiber semen ini bobotnya memang lebih berat daripada gypsum. Tetapi ukuran yang dimiliki relatif sama dan tidak ada perbedaan yang mencolok. Kemudian dari segi permukaan, glass reinforced concrete lebih halus dan datar.

Beralihnya menggunakan papan fiber ini juga dilatarbelakangi faktor lain seperti penggunaannya dapat mencapai 15 sampai 25 tahun. karena tahan lama, alternatif ini pun semakin banyak digunakan masyarakat luas.

Cara Menggunakan Papan Fiber Semen

Papan fiber semen jaya brix board Penggunaannya cukup sederhana, tidak banyak berbeda dengan papan kayu. Jika menggunakan papan fiber semen  sebagai plafon, Anda tidak perlu menggunakan yang tebal, cukup yang tipis saja. sedangkan untuk lantai, gunakan yang tebal 15mm atau lebih karena untuk menahan beban.

Saat pemasangan papan fiber untuk lantai, gunakan sekrup pada rangka yang terbuat dari metal ataupun kayu. Perlu diperhatikan bahwa maksimal bentangannya mencakup 407 x 818 mm antar kerangkanya. Tambahkan celah selebar 10 mm untuk mengantisipasi gerakan tidak terduga dari beban di atas lantai.

Papan fiber semen juga bisa digunakan untuk menutup dinding. Karena sifatnya yang bisa menahan kelembaban dan air, alternatif pengganti gypsum ini juga dapat diaplikasikan di kamar mandi. Material ini juga cocok digunakan sebagai fasad karena tahan air dan tidak merambat api.

Baca Juga Kawat Duri Silet Terbaik dan Berkualitas

Manfaat dan Keuntungan Menggunakan Papan Fiber Semen

Dibuat dari bahan yang mampu menahan benturan hingga 170 kg/cm serta diproduksi dengan menggunakan teknologi canggih, papan fiber semen membuat penggunanya mendapatkan kemudahan dan keuntungan. Lebih lanjut, berikut manfaat dan keunggulan material ini:

1. Mengandung Bahan Isolasi

Papan fiber mengandung ramuan yang mampu menahan cuaca panas dan kelembaban. Material konstruksi ini dibuat dari bahan isolasi tertentu hingga dapat meredam maupun memantulkan sinar matahari sehingga ruangan yang diinstal tidak akan terasa panas.

2. Tidak Mengandung Asbes

Papan fiber tidak mengandung asbes. Hal ini menambah poin keunggulan material ini karena bahan tersebut jika terhirup dan masuk ke dalam tubuh bisa menyebabkan asbestosis di mana jaringan parut akan tumbuh di paru-paru dan juga masalah kesehatan yang lainnya.

3. Hemat Waktu

Proses instalasi papan fiber semen ini dianggap lebih praktis dan tidak perlu memakan durasi yang lama. Hal ini juga akan berdampak pada efisiensi waktu dan biaya, karena pemasangan cepat, maka biaya untuk membayar tukang juga akan menjadi lebih hemat.

4. Aman

Papan fiber semen memiliki bentuk yang tipis, akan tetapi ia dibentuk dari material yang memiliki kepadatan tinggi sehingga membuatnya lebih tahan akan terjadinya benturan daripada gypsum. Faktor ini juga membuatnya tahan akan serangan rayap maupun jamur.

5. Dapat Digunakan Sebagai Lantai

Terdapat banyak gedung perkantoran, gudang, supermarket bahkan cafe telah mengaplikasikan papan fiber semen sebagai lantai. Anda juga bisa menggunakan material ini untuk di rumah. Namun perlu diperhatikan untuk memilih varian dengan tebal 15 milimeter.

6. Dapat Digunakan Sebagai Penyekat Pembatas Ruang

Karena tahan kelembaban dan jamur, papan fiber dapat digunakan sebagai penyekat pembatas ruang. Agar meningkatkan kualitas visual dan ketahanannya, gunakan cat tembok yang kelasnya terjamin sehingga warnanya tidak mudah pudar dan terkelupas.

Tips Merawat Papan Fiber Semen

Tidak banyak berbeda dengan beton, cara merawat papan fiber semen pun hampir sama. Pasalnya, serangkaian proses pelapisan yang diaplikasikan pada beton akan cocok untuk dipakai glass reinforced concrete. Selain itu terdapat beberapa tips perawatan lainnya:

1. Bersihkan Secara Berkala

Bersihkan dinding rumah secara berkala. Hal ini berfungsi untuk menghilangkan debu dan jaring laba-laba yang mengganggu visual dan kenyamanan. Gunakan kain lembab jika tidak memiliki vacuum cleaner bersikat halus. Jangan terlalu kasar atau terlalu bersemangat ketika menggosoknya.

2. Gunakan Sambungan Flexible

Jika Anda menggunakan papan fiber di eksterior bangunan, sebaiknya gunakan sambungan fleksibel yang diletakkan di antara panel untuk mengurangi risiko retak. Terlebih, jika dinding terdapat lubang sekrup atau paku, sebaiknya diberi kompon agar permukaannya rata.

3. Perhatikan Kelembaban

Papan fiber semen memang tahan kelembaban, akan tetap agar enak dipandang, ada baiknya untuk memperhatikannya. Cek pada bagian talang air dan pipa pembuangan air yang ada di dekat dinding. Jika Anda menemukan lumut, segera bersihkan dengan cairan pembersih lumut.

4. Jangan Lukai Dinding

Poin terpenting agar papan fiber semen tahan lama dan tidak rusak adalah jangan pernah terpikirkan untuk melukainya. Beri tembok sedikit jarak dengan perabot agar tidak tergores. Rekatkan selotip pada dinding ketika ingin memaku sehingga tidak menyebabkan gompel.

5. Cat Dinding

Pemilihan cat dinding juga perlu dipertimbangkan. Sisi estetik memang perlu diperhatikan, namun kualitas cat itu sendiri juga tidak boleh dilupakan. Gunakan cat semi-gloss dengan latex polymer dan silikon yang merupakan bahan kedap air dan mampu membuat dinding tampak bercahaya.

Anda bisa mendapatkan material konstruksi ini di supplier toko bangunan nasional. Kualitas dan macam-macam jenis pilihan glass reinforced concrete bisa ditemukan di Krida Jaya Abadi.

Baja Ringan untuk Hunian yang Lebih Kokoh

Baja Ringan

Baja ringan menjadi salah satu dari hal penting yang umumnya orang pakai untuk kerangka atap bangun. Materialnya tergolong ringan, sehingga lebih mudah dalam segi penataan dan pengaplikasiannya. Terbuat dari campuran seng dan alumunium.

Apa itu Baja Ringan?

Baja ringan adalah jenis baja karbon dengan sifat yang kaku dan kuat, sering orang gunakan untuk segala keperluan konstruksi bangunan. Memiliki Feromagnetisme atau elemen magnet, biasanya terdapat dalam kerangka mobil, campuran peralatan listrik serta senjata api.

Umumnya banyak orang menggunakannya dalam pembangunan rumah, gudang, pabrik, tempat parkir ataupun konstruksi lainnya yang biasa memakai material satu ini. Meskipun, terkadang ada beberapa yang memilih bahan berbeda.

Penggunaan baja saat ini telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan, terutama dalam mutu dan kualitasnya. Produsen baja banyak menggunakan serta melakukan penyesuaian terhadap pembuatan materialnya dengan standar SNI (Standar Nasional Indonesia).

Bahan Baja Ringan

Material yang terdapat dalam baja ini adalah lapisan logam yang sudah mengalami pengecatan berukuran 0,55mm B.M.T. (ketebalan logam dasar). Alumunium polos dan prepainted dengan jumlah 70mm serta berbagai logam non-ferrous lainnya.

Umumnya terbuat dari campuran material seng dan alumunium. Kedua bahan ini menghasilkan baja ringan yang sangat kuat dan tahan lama. Apalagi mutu serta kualitasnya juga sudah terjamin dalam beberapa waktu belakangan.

Mempunyai elemen magnet dengan nama feromagnetisme yang umumnya ada dalam kerangka mobil serta bahan peralatan listrik juga senjata api. Hal ini menjadikannya semakin unggul dan banyak orang gunakan. Terutama juga karena materinya yang cukup awet dan tidak mudah rusak.

Manfaat dari Baja Ringan

Baja ringan memiliki berbagai manfaat pasti bagi pemiliknya rasakan. Misalkan tahan dengan serangan hama rayap yang biasanya menyerang kayu. Desain rangka atap baja ringan memang khusus untuk bisa memudahkan pemasangan dalam konstruksi bangunan.

Ukurannya memang tipis, tetapi memiliki derajat kekuatan tarik tinggi sebesar 550 MPa. Padahal, biasanya besi biasanya hanya mempunyai 300 MPa saja. Mayoritas tebal dari baja ringan yang ada di pasaran saat ini adalah 0,4mm-1mm.

Rangka khususnya menjadi salah satu hal penting untuk memudahkan seseorang ketika memasang baja ringan dalam konstruksi bangunan apapun. Saat ini sudah banyak kerangka-kerangka atap yang menggunakan bahan dasar baja ringan.

Tujuan Pemakaian Baja Ringan

Penggunaan baja ringan dalam konstruksi sebuah bangunan memiliki berbagai macam tujuannya masing-masing. Tergantung pemakaiannya dan cara pengaplikasiannya saja. Apalagi dengan desainnya yang ringan tidak seperti kayu dan jenis atap lainnya.

Salah satu tujuan baja ringan adalah menghindari kemungkinan-kemungkinan terberat sekalipun. Misalkan pada daerah rawan gempa, karena atap pada baja dapat menahan beratnya guncangan. Dengan begitu bangunan juga tidak akan mudah rusak ataupun hancur.

Kerangkanya yang ringan dan anti terhadap serangan hama, misalkan rayap. Tidak dapat berubah meskipun terpapar sinar matahari dan hujan setiap harinya. Menanggulangi kerusakan atau cacat lebih lama dari pada menggunakan atap berbahan dasar kayu.

Baca Juga Kawat Duri Silet Terbaik dan Berkualitas

Beberapa Jenis Baja Ringan

Baja ringan di pasaran memiliki banyak jenis. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan material yang konstruksi atau bangunan rumah butuhkan. Berikut ulasannya:

1. Baja Kaso atau Trus

Kaso atau trus menjadi jenis baja ringan yang kebanyakan cocok untuk bagian kaki juga tiang utama dalam konstruksi bangunan. Mempunyai 2 profil yakni W dengan C yang membedakan hanya dari segi ukuran saja. Umumnya bentuk W akan lebih besar daripada C.

Daya tahannya bisa mencapai puluhan tahun, sehingga tidak akan banyak terbuang begitu saja dalam masa singkat. Tentu ini akan lebih memudahkan pemilik bangunan. Apalagi dengan proses perakitan dan pengerjaannya yang lebih cepat dan mudah.

2. Baja Reng atau Profil B

Reng umumnya untuk penahan genteng, biasanya bahan dasarnya memakai bambu. Pengolahannya cukup menghabiskan waktu yang lama. Untuk dapat memperoleh hasil yang bagus dan tahan lama, Anda perlu melakukan perendaman dengan air selama beberapa waktu.

Menggunakan profit B ini membuat proses perakitan bangunan dapat berjalan lebih singkat dengan dimensi yang tipis namun kuat. Memiliki bentuk serupa dengan trapesium membuatnya terlihat lebih keren dan bagus daripada jenis lainnya.

3. Taso

Bentuk bidangnya mirip huruf A dan tampak luarannya serupa balok dengan ukuran kecil untuk dapat mengikat profil B. Taso banyak dibutuhkan untuk dapat menyusun kerangka atap kuat. Agar dapat menghasilkan suatu desain modern dari sebuah bangunan.

Dapat juga mempergunakannya untuk mengikat serta menguatkan kuda-kuda, sekaligus juga kondisi pada gording. Supaya permukaan atap dapat tertata dengan baik. Misalkan peletakan dan penempatannya pada konstruksi bangunan tersebut.

Keunggulan Baja Ringan

Baja ringan memiliki banyak keunggulan dari berbagai sisinya. Apalagi jika Anda membandingkannya dengan rangka kayu atau baja konvensional lainnya. Termasuk dari segi perawatan dan bahan-bahan penyusunnya juga cukup bagus.

1. Mempunyai Kekuatan Tarik Tinggi, Tetapi Tetap Ringan

Sifatnya yang ringan dapat mempermudah proses pengangkutan dan juga perakitan untuk konstruksi sebuah bangunan. Per satuan beratnya mempunyai kekuatan besar, sehingga membuatnya memiliki potensi beban mati yang amat sedikit.

Karenanya baja ringan sesuai sekali untuk Anda pergunakan sebagai struktur atap. Apalagi dengan bentang yang lumayan besar. Ini akan mempermudah dalam proses pemasangan dan penyusunannya supaya lebih tertata dan aman.

2. Sifatnya Tangguh

Memiliki kemampuan untuk menyerap energi dengan jumlah yang lumayan banyak. Bahkan dapat menahan beban besar tanpa mengakibatkan keruntuhan dari beban tarikannya. Dengan begitu, Anda dapat meminimalisir hancurnya baja tersebut.

Berbeda halnya dengan material baja konvensional atau kayu yang keras dan mudah hancur ketika mendapatkan beban kejut. Baja mampu menghasilkan kelenturan, beban kejut dan beban geser, struktur alatnya bisa melakukan penyesuaian diri sendiri.

3. Tahan lama dan Anti Rayap dan Karat

Baja ringan tidak akan terpengaruh dengan kehadiran rayap. Berbeda halnya dengan kayu yang lebih mudah penyerangannya oleh hama ini. Hal ini menjadikannya lebih awet dan tahan lama. Tetapi, tetap dalam beberapa keadaan perlu adanya perawatan secara berkala.

Dengan begini, maka akan lebih menghemat pengeluaran dalam jangka waktu yang cukup lama. Ini tentu saja berbanding terbalik dengan rangka kayu. Materialnya harus lebih sering mendapatkan perawatan dan penggantian secara berkala untuk menghindari kerusakan lebih parah.

Baca juga Atap Spandek: Pengertian dan Jenisnya

Cara Merawat Baja Ringan

Cara perawatan baja ini sangatlah mudah, Anda hanya perlu memberikan perlindungan terhadap lapisan anti karatnya saja. Supaya tidak sampai terkelupas atau tergores. Namun, jika hal tersebut terlanjur terjadi, sebaiknya segera lapisi kembali dengan menggunakan cat.

Hal lainnya yang harus Anda hindarkan dari benda ini adalah air semen atau cairan asam. Zinc juga dapat seseorang pakai untuk melapisi baja, selain penggunaan cat. Namun, ingat cairan semen dapat mengakibatkan kerusakan zinc pada lapisan logam.

Baja bukan menjadi material eksterior ruangan. Jadi usahakan untuk tidak membiarkannya terpapar udara dari luar. Atau terkenal hujan dan panas matahari secara terus menerus, ini dapat menyebabkan terkikisnya lapisan anti karat material ini.

Demikian penjelasan tentang baja ringan: pengertian, bahan, manfaat, tujuan, jenis, keunggulan dan cara merawat. Anda dapat memperoleh lebih banyak informasi lainnya, Anda bisa menghubungi supplier toko bangunan terdekat.

Open chat
Order Sekarang
Halo. Dengan Kridajaya Abadi

Ada yang bisa kami bantu?
Sebutkan produk yang anda cari